Bisnis

Tertarik Berbisnis Baju Bekas? Perhatikan Tipsnya

Tertarik bisnis baju

Baju bekas preloved merupakan jenis baju bekas yang masih layak pakai. Bahkan, baju-baju tersebut merupakan baju dengan merk terkenal. Dengan demikian, lebih awet dan masih layak pakai sekalipun bekas pakai. Baju tersebut seringkali dijual kembali karena sudah out of date atau sudah tidak muat.

Bagi mereka yang paham dalam, berbisnis baju bekas bisa jadi solusi yang tepat untuk mengurangi baju yang tidak terpakai dari lemari. Walaupun beberapa orang lebih senang untuk menyumbangkannya pada kegiatan amal. Jenis bisnis seperti ini sedang sangat booming akhir-akhir ini.

Contoh yang paling sering ditemukan adalah berbisnis baju bekas preloved artis yang banyak dijual dengan tema garage sale atau memanfaatkan garasi rumah untuk menjual berbagai jenis baju tersebut. Disamping akan mendapatkan keuntungan, menjual baju tersebut lebih efisien karena barang bekas akan lebih bermanfaat.

 

Tips Jual Baju Bekas Preloved

Bagi Anda yang memiliki baju bekas preloved dengan jumlah yang banyak, terutama baju-baju tersebut merupakan baju dengan merk terkenal, maka menjualnya pun masih memiliki banyak peminat. Namun demikian, terdapat beberapa tips untuk menjual baju tersebut agar laku di pasaran.

Berikut adalah tips yang bisa Anda gunakan jika Anda berencana berbisnis baju bekas preloved:

1. Pilihlah Platform Berjualan yang Tepat untuk Menjual Melalui Online

Penjualan baju bekas preloved pun bisa dilakukan secara online. Pastikan untuk memilih platform yang sesuai untuk mendukung penjualan baju tersebut. Ada banyak platform yang tepat untuk mendukung penjualannya, antara lain: Carousels, OLX, Tokopedia, Bukalapak, Tokopedia, Shopee bahkan Instagram.

Saat ini, penjualan secara online lebih menjanjikan, pasalnya sangat mudah untuk menemukan pembeli. Termasuk diantaranya para pembeli yang membeli baju bekas. Oleh sebab itu, tips untuk menjual baju tersebut sebaiknya memilih media online.

2. Tentukan Harga yang Sesuai

Setiap konsumen yang ingin membeli baju bekas tentunya karena menginginkan harga yang lebih murah. Pastikan untuk menentukan harga yang sesuai dalam menjual baju tersebut, agar konsumen tidak merasa kecewa dengan harga yang ditentukan.

Sekalipun baju tersebut jenis baju bekas, namun jika ingin menetapkan harga yang lebih mahal hendaknya untuk disesuaikan dengan kualitas baju tersebut. Menentukan harga yang mahal bisa saja dilakukan, pada beberapa barang yang bermerk dan kualitas terbaik.

3. Alasan Menjual Produk Tersebut

Jika jual baju bekas preloved tersebut untuk tujuan amal, dimana pendapatannya akan disumbangkan untuk mereka yang tidak mampu, sebaiknya ungkapkan tujuan tersebut agar bertujuan meyakinkan konsumen, dengan alasan kenapa harus membeli baju preloved pada Anda.

Beberapa orang mungkin menjual bajunya bila baju tersebut sudah tidak muat pakai. Pastikan konsumen pun mengetahui hal tersebut, agar meyakinkan konsumen dalam memutuskan untuk pembelian produk tersebut.

4. Jika Dijual Secara Online, Pasang Foto yang Menarik

Walaupun baju tersebut merupakan baju bekas preloved, namun tetap harus memasang foto yang menarik di sosial media, dengan demikian konsumen akan tertarik. Pastikan juga untuk mengambil foto dengan pencahayaan dan angle yang tepat, serta kamera beresolusi tinggi sehingga hasil gambar pun lebih jelas.

Foto yang menarik di sosial media, akan lebih mudah untuk menarik konsumen untuk membeli baju tersebut sekalipun baju tersebut merupakan baju bekas. Unggahlah foto yang menarik dengan menambahkan beberapa aksesoris untuk membuatnya lebih menarik.

5. Jelaskan Kekurangan dan Kelebihan Produk

Penjualan yang dilakukan secara online maupun offline, tetap harus mengutamakan kejujuran. Terlebih ini adalah barang bekas, pastikan untuk menjelaskan setiap detail kekurangannya agar konsumen tidak kecewa, ketika mendapatkan kekurangan pada produk tersebut.

Barang bekas sangat rentan dengan cacat. Khusus untuk penjualan online, sebaiknya untuk menjelaskan kekurangan yang ada dan jika bisa ada gambar atau foto pendukung dari kekurangan barang yang Anda jual.

Utamakan kejujuran dalam penjualan agar konsumen tidak kecewa kerana mendapatkan barang yang cacat. Pastikan juga untuk memberikan solusi atas kecacatan tersebut. Misalnya teknik pencuciannya pada baju tersebut.

 

Banyak alasan kenapa seseorang jual baju bekas preloved. Di samping untuk kegiatan amal, menjual baju tersebut berguna bila baju tersebut akan menambah penghasilan tambahan. Pembeli baju bekas tersebut akan selalu ada, dan memiliki peminat masing-masing.

Beberapa orang menyukai membeli baju bekas, karena beberapa alasan. Misalnya model baju tersebut tidak lagi ditemukan, harga yang lebih murah, ingin memiliki baju bermerk yang lebih murah. Apapun alasannya, pastikan untuk selalu membuat konsumen merasa terpuaskan dengan menyediakan baju bekas yang berkualitas.

Jika menjual baju bekas preloved telah menjadi bisnis yang Anda jalani dengan serius, pastikan juga untuk Anda mengatur keuangan dan pemantauan stok secara terperinci sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang optimal.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang memiliki harga terjangkau dan fitur terlengkap seperti pencatatan pembelian dan penjualan, penghitungan aset, penghitungan dan pelaporan pajak, pengelolaan dan pemantauan stok, payroll, rekonsiliasi otomatis, otomasi lebih dari 200 jenis laporan keuangan, dan masih banyak lagi. Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online gratis selama 30 hari.

Related posts

Wahai Pengusaha! Lakukan 7 Persiapan Akhir Tahun untuk Meningkatkan Omzet

arif

Cara Tips Membangun Bisnis Event Organizer

arif

Pengertian Gamification dan Penjelasannya

arif

Leave a Comment